Senin, 30 Maret 2015

MAKALAH SINYAL FM ,

BAB I PENDAHULUAN 

 1.1. LATAR BELAKANG
           Teknologi setiap tahunnya terus berkembang dengan pesat dalam segala bidang. Salah satunya dalam bidang komunikasi. Kebutuhan akan kemudahan dalam berkomunikasi kini sangat terasa berbeda dibandingkan dengan zaman dahulu. Begitu juga dengan cara untuk mengirim informasi dari satu orang ke orang yang lainnya.
          Sebelum ditemukannya televisi, dulu orang-orang mendapatkan informasi melalui telegram, surat, dan radio. Radio merupakan salah satu alat komunikasi yang masih banyak di gunakan di karenakan ke mudahan penggunaan dan dalam segi biaya memang murah, di radio terdapat dua frekuensi yaitu AM dan FM. Namun Dalam makalah ini penulis hanya akan menjelaskan salah satu frekuensi radio yaitu FM.

 1.2. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Menjelaskan sejarah singkat FM
2. Menjelaskan karekteriktik FM
 3. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan FM
4. Menjelaskan perbedaan Antara sinyal AM dan sinyakl FM

 1.3. RUMUSAN MASALAH

 1. utuk membahas sejarah munculnya frekuensi.
 2. untuk mengetahui .karakteristik FM
 3. Untuk mengetahui kelebihan-kelebihan frekuansi FM dibandingkan AM
 4. Untuk mengetahui Perbedaan antara sinyal AM dan sinyal FM secara umum

 BAB II PEMBAHASAN

 2.1 SEJARAH PERKEMBANGAN FM
          Radio FM menjadi populer pada 1980-an dan 1990-an oleh sebagian besar stasiun radio beralih dari AM dan mengadopsi FM karena kualitas suara yang lebih baik. Tren ini terlihat di Amerika dan sebagian besar negara di Eropa, dan perlahan-lahan saluran FM melebihi saluran AM. Hari ini, penyiaran pidato (seperti talkshow dan saluran berita) masih lebih suka menggunakan AM, sementara saluran musik menggunakan FM.
 2.2 KARAKTERISTIK FM
 2.2.1 FM
         Karakteristik dan jasa radio FM mencakup pra-penekanan dan de-penekanan, suara FM stereoponis, suara quadraphonic, Dolby FM dan jasa subcarrier lainnya. Pra-penekanan dan de-penekanan adalah proses yang membutuhkan meningkatkan dan mengurangi frekuensi tertentu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kebisingan pada frekuensi tinggi. Radio FM stereo dikembangkan dan secara resmi disetujui pada tahun 1961 di Amerika Serikat. Ini menggunakan dua atau lebih audio saluran independen untuk menghasilkan suara terdengar dari berbagai arah. Quadraphonic adalah siaran empat-channel FM. Dolby FM adalah sistem pengurangan kebisingan digunakan dengan radio FM.

 2.3 KELEBIHAN FREKUENSI FM DIBANDINGKAN AM
          Keuntungan radio FM adalah bahwa radio FM memiliki kualitas suara yang lebih baik dari radio AM. Kerugiannya bahwa sinyal FM mencakup area lokal saja dan tidak dapat ditransmisikan melalui jarak jauh. Dengan demikian, mungkin diperlukan lebih stasiun radio FM untuk menutupi area yang luas. Selain itu, kehadiran gedung-gedung tinggi atau daratan tinggi dapat membatasi cakupan dan kualitas FM. Ketiga, FM memerlukan pemancar penerima yang cukup rumit daripada sinyal AM.

 2.3.1 Bandwith yang Lebih Lebar
           Saluran siar FM standar menduduki lebih dari sepuluh kali lebar bandwidth (lebar pita) saluran siar AM. Hal ini disebabkan oleh struktur sideband nonlinear yang lebih kompleks dengan adanya efek-efek (deviasi) sehingga memerlukan bandwidth yang lebih lebar dibanding distribusi linear yang sederhana dari sideband-sideband dalam sistem AM. Band siar FM terletak pada bagian VHF (Very High Frequency) dari spektrum frekuensi di mana tersedia bandwidth yang lebih lebar daripada gelombang dengan panjang medium (MW) pada band siar AM.
 2.3.2 Fidelitas Tinggi
         Respon yang seragam terhadap frekuensi audio (paling tidak pada interval 50 Hz sampai 15 KHz), distorsi (harmonik dan intermodulasi) dengan amplitudo sangat rendah, tingkat noise yang sangat rendah, dan respon transien yang bagus sangat diperlukan untuk kinerja Hi-Fi yang baik. Pemakaian saluran FM memberikan respon yang cukup untuk frekuensi audio dan menyediakan hubungan radio dengan noise rendah. Karakteristik yang lain hanyalah ditentukan oleh masalah rancangan perangkatnya saja.
 2.3.3 Transmisi Stereo
         Alokasi saluran yang lebar dan kemampuan FM untuk menyatukan dengan harmonis beberapa saluran audio pada satu gelombang pembawa, memungkinkan pengembangan sistem penyiaran stereo yang praktis. Ini merupakan sebuah cara bagi industri penyiaran untuk memberikan kualitas reproduksi sebaik atau bahkan lebih baik daripada yang tersedia pada rekaman atau pita stereo. Munculnya compact disc dan perangkat audio digital lainnya akan terus mendorong kalangan industri peralatan dan teknisi siaran lebih jauh untuk memperbaiki kinerja rantai siaran FM secara keseluruhan.
 2.3.4 Hak komunikasi Tambahan
         Bandwidth yang lebar pada saluran siar FM juga memungkinkan untuk memuat dua saluran data atau audio tambahan, sering disebut Subsidiary Communication Authorization (SCA), bersama dengan transmisi stereo. Saluran SCA menyediakan sumber penerimaan yang penting bagi kebanyakan stasiun radio dan sekaligus sebagai media penyediaan jasa digital dan audio yang berguna untuk khalayak.

 2.4 PERBEDAAN SINYAL AM DAN SINYAL FM SECARA UMUM

         
HAL
AM
FM
             Asal
Metode transmisi Audio AM pertama kali berhasil dilakukan pada tahun 1870-an pertengahan.
FM radio dikembangkan di negara-negara Amerika , terutama oleh Edwin Amstrong pada 1930-an

Perbedaan Modulasi
Pada AM, gelombang radio yang dikenal sebagai  “pembawa”  atau “gelombang pembawa”  dimodulasi pada amplitudonya oleh sinyal yang akan ditransmisikan
Pada FM , gelombang radio yang dikenal sebagai  “pembawa”  atau “gelombang pembawa”  dimodulasi pada  frekuensinya oleh sinyal yang akan ditransmisikan 

Noise
Rentan terhadap noise karena  jangkauan sinyal AM  terlalu luas sehingga dapat mudah terganggu oleh gangguan atmosfir.
Lebih tahan noise daripada AM, karena  Jangkuan sinyal FM lebih rendah daripada sinyal AM sehingga relatif bebas dari gangguan baik atmosfir maupun interferensi yang tidak diharapkan.
            Bandwith
Bandwidth yang sempit  membatasi kualitas suara yang dapat dipancarkan, sehingga kualitas suara yang dihasilkan kurang baik.
Saluran siaran FM memiliki  lebar pita yang lebih banyak dari saluran siaran AM, sehingga kualitas suara yang dihasilkan lebih baik dari AM.
Fidelitas
Rendah
Tinggi


Rentang
AM radio berkisar 535-1705 kilohertz dengan kecepatan transmisi 1200 bits per detik
FM radio berkisar dalam spektrum yang lebih tinggi 88-108 Megahertz dengan kecepatan transmisi 1200-2400 bits per detik
Frekuensi
Menggunakan  MF-HF
Menggunakan  VHF-UHF
.

 BAB III KESIMPULAN 

          Sinyal FM memilikii beberapa kelebihan dari sinyal AM, FM memiliki kualitas suara yang lebih baik dari radio AM. Kerugiannya bahwa sinyal FM mencakup area lokal saja dan tidak dapat ditransmisikan melalui jarak jauh. Dengan demikian, mungkin diperlukan lebih stasiun radio FM untuk menutupi area yang luas. Selain itu, kehadiran gedung-gedung tinggi atau daratan tinggi dapat membatasi cakupan dan kualitas FM. Ketiga, FM memerlukan pemancar penerima yang cukup rumit daripada sinyal AM.
         . Sinyal FM yang memiliki kejernihan dalam proses pengiriman suara biasanya di gunakan untuk acara musik, sementara untuk hal yang bersifat acara langsung seperti berita, talkshow, dan lain-lain masih menggunakan sinyal AM karena selain mudah di deteksi, pengiriman sinyalpun bisa jarak jauh. Secara umum penggunaan kedua sinyal ini masih sangat banyak digunakan, hanya saja penyesuaian dengan apa yang ingin di sampaikan itulah yang membuatnya berbeda.

 DAFTAR PUSTAKA
 http://budisma.net/2014/11/perbedaan-gelombang-am-dan-gelombang-fm.html https://docs.google.com/document/d/1k7KqTvtlRbL2oo242FuHdpn1jLIgYkkIg_Et6jQonXk/preview http://kayandraroki18.blogspot.com/2011/05/sinyal-am-dan-fm.html https://radiotsm.wordpress.com/dokumen/sejarah-radio-fm/ id.wikipedia.org/wiki/Modulasi_frekuensi