Jumat, 30 Oktober 2015

        Banyak orang bertanya kenapa menikah itu susah,  dan juga orang bertanya jodoh terbaik dirinya siapa?, karna itu adalah rahasia Allah maka kita terus diberi waktu untuk berusaha dengan doa. Aku tidak perlu tau siapa dia namun yang pasti aku harus  usahakan kehadiranya, terlebih banyak yang mencari jodoh melalui apa yang dia punya, bukan true love yang sebenarnya.
     
        Subuh yang dingin di iringi angin yang bertiup lembut yang membuat embun bergerak pelan diatas kebun teh yang hijau, aku seoarang petualang yang sangat menggemari alam salah satunya gunung, sudah banyak gunung yang kudaki dan disetiap gunung aku selalu menemukan sensasi yang berbeda, naik gunung itu bagaikan ungkapan kata syukur meskipun di dalam perjalanannya kita harus rugi waktu, tenaga, bahkan materi tapi kalian harus yakin bahwa di puncak sana ada balasan yang disuguhkan oleh alam yang melebihi kerugian yang kalian dapatkan.
       Aku ikut dalam sebuah tim mendaki gunung bersama pencinta alam sumatera selatan mountain, temen-temen yang sangat solid, kuat, handal, dan pantang menyerah. Aku sih memang cuma anggota biasa namun kehadiran kami mempunyai tugas masing-masing, hobi ku membaca majalah dan komik, itu sebabnya aku berkaca mata tebal hehe,  anggota lain berpendapat bahwa aku cocok untuk menjadi navigator darat, lagi pula saat aku pendidikan bela negara sedikitnya aku paham dengan kompas, teropong dan cara membaca peta, pak yahya sebagai seseorang yang penuh dedikasih dan semangat ini adalah kapten tim walaupun usianya sudah berkepala tiga.
        Gunung dempo pagaralam adalah sebuah destinasi wisata yang memang belum terlalu dikenal oleh pendaki luar sumatera,  namun bagi kita penghuni lokal sumatera, walaupun pendakian ini bukan yang pertama tapi menemukan gunung baru tuk di daki adalah kejaiban. Sarah fotografer yang satu ini tidak henti-hentinya mencari view gambar terbaik sebelum mendaki, anak kuliahan ini memang setiap harinya berkutik dengn kamera bahkan dia mempunyai kerja sampingan sebagai fotografer dadakan diacara perkawinan, namun jiwa berjuang dan pantang menyerah yang ada pada dirinyalah yang membuat iya banyak memperolah berbagai penghargaan salah satunya juara 1 silat wanita kota palembang, wanita setengah tomboi ini sekarang sedang cekikikan dengan fero, abang kandung yang ikut berjelajah dengan kami.
         Bukit per bukit kami lewati menanjak, curam dan terjal membuat kaki ini harus berpijak dengan benar untuk menjaga keseimbangan, cletaakk..... bunyi ranting pohon yang tergilas oleh kaki reni, "aaww hampir aja nyeblos" kejutan tanah syurga yang membuat tim ikut tertawa, "awas jatoh..medannya mulai menantang" triak pak yahya, reni yang ikut tertawa sambill membuang patahan ranting, perempuan berhijab ini salah satu wanita berjiwa petulang namun sifat manja perempuannya masih bisa dibaca dari pipinya yang sering merona, "ren hati-hati entar pulang kakinya gak lengkap loh" gurauan gua yang terdengar sedikit kaku dan garing,, jeng jeng,, hening sejenak, hal ini semakin membuat gua panik dan malu ,, untung aja pak yahya kembali ambil alih perhatian dan mengajak fokus ke track  lagi,, "hah ampir aja gua mati" teriak gua dalam hati.
       Walau seperti akrab namun aku anak baru di team ini dan memang team kami sebagian besarnya terdiri dari anak-anak baru dari kampus yang berbeda.
Seneng sih bisa gabung sama mereka, intelektual, cerdas tangguh dan penuh rasa tanggung jawab, pagi yang indah disuguhkn alam entah bagaimana lagi aku harus meluaplan rasa syukur ini, bumi hijau sejuk nan anggun ini.
      "Heeiiii lihat... Disana Puncaknya disana", reni berlari semangat seakan lupa rasa malu nya terjatuh tadi. Kami bergegas mengejarnya menerpa angin kencang dipuncak gunung dempo 3 jam perjalanan yang kami lalui terasa singkat karna alam membayarnya dengan senyuman, "ehem nunggu apalagi nih ayo siapin kemah untuk malam ini kita istirahat disini", semua anak bergerak mengikuti pak yahya kecuali aku yang sedikit kaku dan seperti merasa berbeda karna terus terang hari ini aku melihat alam mu yang indah disamping hambamu yang begitu menawan, "hus hus bengong dipuncak ntar kesurupan loh" pak yahya menyadari lamunanku sambil membawa kopi hangat "ohh iyaa ni pak wahh udah pada sibuk yah", "kamu sih melamun aja hahaha, ayoh gabung sama yang lain" , hem indah nya waktu ini namun yang harus ku ingat ketika tuhan memberimu nikmat sedemian indah apakah kita harus lupa atas kewajiban kita sebagai hamba?.
      Senja yang mulai menenggelamkan matahari membawa warna merah jingga di langit semesta waktu yang sangat romantis bagi mereka yang memiliki pasangan untuk bersandar dan berbincang-bincang, di sisi pandangan yang lain sarah sedang asik mencari angle photo objeknya yah tentu fero dan reni yang bergonta-ganti style  sambil tertawa lepas"broo sini dong gabung !" Sarah teriak   " ohh iya iya " aku berjalan cepat dan canggung, mereka memperhatikan jalanku dan membuatku sedikit terasa seperti ada yang aneh, "hahahaha, kenapa lu tong? " seru sarah, "ah enggak kok ayo lanjut lagi aja", " kamu gak ikutan nih?", "oh gak aku gak bisa difotoin", tapi tanpa basah basih sarah yang bengong langsung menarik tanganku masuk kedalam barisan,"udah ikut aja hahaha", alhasil dengan muka kaku dan senyuman aneh fotoku jadi bahan lelucon sore itu,"teplak jidat".
      Matahari yang sudah terbenam menyelamatkanku mereka yang masih tertawa meningglkanku yang merasa lebih aneh "hah untung saja ", magrib ini kami kebingungan mencari imam sholat karna pak yahya sepertinya sedang tidak enak badan dan beristirahat di tenda, anak-anak lain yang mundur dari barisanya membuatku yang tak sadar dengan keadaan ini terpaksa menjadi imam "waduh buset, kenapa akunih jadi yang paliing depan"terika ku dalam hati dan di iringi terikan anak lain yang komat dan bersiap solat, "ayoo tong pimpin solatnya udah dikomatnih..!", "waduh.. Yaudah deh ", ya pengalamanlah udah pernah jadi imam diatas puncak, dan alhamdulilla aku gak gagal amat kok ngimaminnya, dan selesai solat sarah menghampiruku, "hei anak baru hemm keren loh bacaannya kaku suka ngaji?", "ah masak sihh , gak juga kok", sambil garuk kepal tapi gak gatel, "ihh suka merendah yah kamu eh tadi sore maaf loh, kamu sih lucu banget diajakin foto malah kayak ondel-ondel hahaha", "ohh iya gak apapa kok ","eh ngomong-ngomong nama kamu otong yah?",, "eh bukan..!",,"terus kenapa kamu di panggil tong ?" Sambil berjalanmenuju pinggiran puncak, " gak tau juga yah namaku muhamad rafa, kamu siapa?", "kenalin bro gua sarah, keren juga namalu !", "haha bisa aja deh kamu, eh ngomong-ngomong kamu udah berapa lama ikut team ini?" ,"hem ..berapa yah... kurang lebih 3 tahun" sambil senyum manis, "oh..oh lama banget" aku sedikit kaku dan merasa aneh karna jrang banget cewe tomboi ini senyum manis gitu.
       Petang yang semakin larut dengan dinginya malam puncak dempo, dan sepertinya aku harus menyelesaikan obrolan dengan sarah, " eh sarr aku kayaknya mau ke tenda dulu deh disini udah dingin", "ohh iya gua juga sih, goodnight yah bye", aku masih berusaha mencair dengan team ini dan gak terlalu sulit sih karna mereka memang super duper hamble hahaha, "tong dingin kita solat isya di tenda aja" teriak ujang si penahluk hewan buas, "ya elah lu ma tang tong tang tong,  iya nih otw",
uuh malam hari yang membuat bulu kuduk berdiri karna dingin dan badai angin, untung aja si ujang udah nyiampin mie rebus andalan hahaha, " jang katanya mau solat kok gak jadi", "eh tong kata nabi niye solat dikala perut kosong itu bisa merusak kekusukan", "ahh bisa aja lu, kalo makan aja nomor satu lu, yaudah gua solat dulu pokoknya tu e mie harus ada selesai gua solat",, " hahah gak janji yahh", "sialan lu air wudunya elu pakek ngerebus mie?",,"udah tayamum aja tong ribet banget!" terpaksa aku solatnya tayamum, badan udah lelah matapun sudah tinggal 5 watt kayaknya udah ini harus rest dulu.
       "huuaaa..." udah subuh aja, anak-anak udah pada bangun dan masak air, ku lihat diujung sana sarah tomboi sedang ngumpulin rantin kayu untuk nyiapin sarapan pagi, iya itutu mie lagi (teplak jidat). "bengan, bengong kenapa lu kesambet lu tong, sonoh gihh solat elu sendiri yang belum solat!" si ujang ceramah pagi, "iya iya ah bawell", "kenapa lu liatin sarah suka yahh heheh cie cie temen gua jatuh cinta hehe ", "apaan sih jang gua tu lagi ngumpulin nyawa dan belum seutuhnya focus!", "salah fokus kali luu hehe emang si sarah cantik sihh heheh sikat tong", "wc kali ah di sikat eeh gak mungkin lah aku suka sama dia",," awas aja yah kalo elu jatuh cinta, heheh awas yahh hehe", "iya iya ahh udah sono aku mau solat dulu", "heheh rewel banget pms yah hahah", sialan tu ujang tu anak emang sotoy sih padahalkan aku ,, ah udalah entar jadi beneran suka.
     wee pagi ini pagaralam indah banget kabut pagi nya yang dingin ini seger banget,,, kampret baju aku asem banget rasa paduan kebo ma kambing huek, harus ganti baju dan double parfum ni.
"pagi hari ini kita akan mengadakan introducing member team kita ni, dan saya harapkan satu-satu dari kalian maju yah", seruan pak yahya sambil ngankat gelas berisi teh hangat.