Senin, 18 Juli 2016

ON Proses

Sebuah tentara yang berprestasi namun sedikit nakal namun memiliki hati yang sangat lembut dan mengedepankan santun dan tegas dalam bertugas, dia dihukum tidak menjadi pasukan khusus karna melanggar perintah danton untuk tidak berbuat nekat dan mengacaukan keamanan negara karna hanya seorang ibu tua rentah, ia harus merelakan posisinya di isi oleh orang lain dan menjalankan hukuman nya sebagai penjaga pintu gerbang utama barak sudirman, namun panglima tni tidak diam karna dia tau ia adalah tentara terbaik yang ada pada pasukan khusus dan panglima tau dia masih butuh tenaga kopasus berprestasi ini, untuk mengawal anak perempuanya yanh sedang kuliah di rusia Di universitas ...... Ilmu kedokteran, dalam didalam misi ini dia harus merahasiakan identitasnya sebagai seorang kopasus, dia hanya di izinkan mengenalkan dirinya sebgai sopir pribadi rena, seorang anak panglima tni, wanita sibuk penuh dengan target dan pantang menyerah, mempunyai motto hidup yang sangat tinggi dan super cuek, kari , karir karir dan karir adalah 4 kata yang selalu ada di kepala sang putri panglima, kapten rafa di tugaskan di medan yanh sulit dan penuh tantangan karna ia adalah orang berpengalaman di rusia, dimana ia 5 tahun tugas luar negeri dirusia saat mengamanankan daerah sengketa, yang membuatnya paham dengab peta dan jalan yang ada disana,
  Namun bukan itu tantangan baru yang akan dia temui, tantangannya adalah membuat rena percaya dan yakin tuk bisa menjaganya, bukan satu atau dua sersan berprestasi yang ia kembalikan ke indonesia karna menurutnya mereka terlalu kaku dan aneh. Afa panggilan kapten rafa harus membuktikan kepada panglima untuk mengembalikan posisinya sebagai pengawal presiden dan layak untuk dikatakan tentara berprestasi. Meski dia tau ini bukan hal mudah namun tekatnya membuat orang tau yang sangat membanggakanya tersenyum ia rela menghabiskan waktu mudahnya tuk kembali kerusia 4 tahun lamanya, sisa pendidikan calon dokter muda rena, entah apa yang dipikirkan kan oleh seorang kapten yang masa mudanya jauh dari romantisme bahkan wanita, padahal dengan wajah tanpannya wanita mana yg menolaknya, namun prinsip militernya membuat dia berubah tuk menaati perinta kenegaraan dan membuat perdamaian, "menjaga yang lemah dan benar" singkata kata yang selalu bergumam di lubuk hati terkecilnya, jika motto itu di abaiakan maka dia berhak untuk mengabaikan perintah yg mengabaikan motto itu.
 "Bekerja dengan prinsip kehormatan sebagai dasar, yelyel pertama afa dalam pendidikan militernya, tidak ada kata ragu-ragu dalam mengemban tugas, jika ragu-ragu maka harap harap kembali, semboyan yang membuat dia terus teguh di dunia militer ini.
   Minggu pagi bandara internasional soekarno hata keluaga tercinta melepaskan kepergianya dimana sehari sebelumnya dia harus berpisah dengan rekan barak kopasus dan komandannya,  lambaian tangan ibu dan ayahnya tersenyum haru menghantarkan anak bungsunya tuk berangkat tuk waktu yang cukup lama, "semoga rafa selamat sampai tujuanya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga" mungkin hanya doa ini yang keluar dari bibir orang tua yang sering ditinggal anak tercintanya untuk bertugas. Tertegun sebentar sambil mengingat bahwa ada dua orang yang sangat berharga yang telah menghantarkannya tuk mengabdi kepada negara, dan ini adalah perintah karna tentara yang baik adalah tentara yang mengerti perintah.
     Minggu 16 april 2016, pukul 16.23 afa  di bandara inernasional rusia ,,,,,,, setelah menjalani perjalanan selama 5 jam di udara. Setibanya kapten pasukan khusus ini ia di jemput oleh prajurit yanh bertugas di kedutaan, namun mengingat tugasnya ia menolak dan memilih naik taxi tuk sampi di tempat rena yanh tinggal bersama bibinya dan pamanya yang merupakan pengusaha di rusia, kring... Kring bel berbunyi ia disambut seorang security  indonesia yang bertugas dirumah bibi rena, "apa benar ini adalah tempat tinggalnya rena fasfarah?" Pertnyaan dari lubang kecil di pagar sambil menunjukan passport bahwa dia orang indonesia yang bertugas sebagai supir barunya rena, " ohh iya mas rafakan, iya sudah ditunggu dari tadi, kenapa tidak menelfon tuk di jemput di  bandara?" Tidak menyangka akan di sambut seramah ini, "haha tidak kok saya suka berjalan-jalan di rusia jadi ga usah repot " jawab rafa dengan senyuman, sambil dibukakan pintu pagar yang besar dan tinggi itu, rumah yang bersih dan tapih itu tampak sepi, seperti tidak ada orang lain yang tinggal di sini, "masuk-masuk,, ohh ini yah sopir barunya rena,, ayo jangan sungkan, saya jarang dapet tamu orang indonesia ahahah" sambil tertawa ternyata bibi reni pun seorang wanita yang hamble dan ramah," sebenarnya kita udah lama menunggu sopir baru karna sini daerahnya rawan apalagi perempuan sendirian yang bawa mobil!", bibi rena membuka obrolan magrib sambil melihat - lihat bertapa besr rumah ini, aku sedikit takjub rumah eropa ini bener-benar bernuansa indonesia dan aku merasa kan seperti tinggal di kampunh sendiri, " bu sbenrnya saya tidak enak kalau merepotkan jika ada kamar yang kecil itu saja yang jadi tempat istirhaya saya" ,, muka bibi pun sepertinya sedikit  bingung ada apa ini? , " kenapa fa? Kamu ga seneng bisa tinggal di rumah semegah ini dan kamar yang bagus"
Sebuah tentara yang berprestasi namun sedikit nakal namun memiliki hati yang sangat lembut dan mengedepankan santun dan tegas dalam bertugas, dia dihukum tidak menjadi pasukan khusus karna melanggar perintah danton untuk tidak berbuat nekat dan mengacaukan keamanan negara karna hanya seorang ibu tua rentah, ia harus merelakan posisinya di isi oleh orang lain dan menjalankan hukuman nya sebagai penjaga pintu gerbang utama barak sudirman, namun panglima tni tidak diam karna dia tau ia adalah tentara terbaik yang ada pada pasukan khusus dan panglima tau dia masih butuh tenaga kopasus berprestasi ini, untuk mengawal anak perempuanya yanh sedang kuliah di rusia Di universitas ...... Ilmu kedokteran, dalam didalam misi ini dia harus merahasiakan identitasnya sebagai seorang kopasus, dia hanya di izinkan mengenalkan dirinya sebgai sopir pribadi rena, seorang anak panglima tni, wanita sibuk penuh dengan target dan pantang menyerah, mempunyai motto hidup yang sangat tinggi dan super cuek, kari , karir karir dan karir adalah 4 kata yang selalu ada di kepala sang putri panglima, kapten rafa di tugaskan di medan yanh sulit dan penuh tantangan karna ia adalah orang berpengalaman di rusia, dimana ia 5 tahun tugas luar negeri dirusia saat mengamanankan daerah sengketa, yang membuatnya paham dengab peta dan jalan yang ada disana,
  Namun bukan itu tantangan baru yang akan dia temui, tantangannya adalah membuat rena percaya dan yakin tuk bisa menjaganya, bukan satu atau dua sersan berprestasi yang ia kembalikan ke indonesia karna menurutnya mereka terlalu kaku dan aneh. Afa panggilan kapten rafa harus membuktikan kepada panglima untuk mengembalikan posisinya sebagai pengawal presiden dan layak untuk dikatakan tentara berprestasi. Meski dia tau ini bukan hal mudah namun tekatnya membuat orang tau yang sangat membanggakanya tersenyum ia rela menghabiskan waktu mudahnya tuk kembali kerusia 4 tahun lamanya, sisa pendidikan calon dokter muda rena, entah apa yang dipikirkan kan oleh seorang kapten yang masa mudanya jauh dari romantisme bahkan wanita, padahal dengan wajah tanpannya wanita mana yg menolaknya, namun prinsip militernya membuat dia berubah tuk menaati perinta kenegaraan dan membuat perdamaian, "menjaga yang lemah dan benar" singkata kata yang selalu bergumam di lubuk hati terkecilnya, jika motto itu di abaiakan maka dia berhak untuk mengabaikan perintah yg mengabaikan motto itu.
 "Bekerja dengan prinsip kehormatan sebagai dasar, yelyel pertama afa dalam pendidikan militernya, tidak ada kata ragu-ragu dalam mengemban tugas, jika ragu-ragu maka harap harap kembali, semboyan yang membuat dia terus teguh di dunia militer ini.
   Minggu pagi bandara internasional soekarno hata keluaga tercinta melepaskan kepergianya dimana sehari sebelumnya dia harus berpisah dengan rekan barak kopasus dan komandannya,  lambaian tangan ibu dan ayahnya tersenyum haru menghantarkan anak bungsunya tuk berangkat tuk waktu yang cukup lama, "semoga rafa selamat sampai tujuanya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga" mungkin hanya doa ini yang keluar dari bibir orang tua yang sering ditinggal anak tercintanya untuk bertugas. Tertegun sebentar sambil mengingat bahwa ada dua orang yang sangat berharga yang telah menghantarkannya tuk mengabdi kepada negara, dan ini adalah perintah karna tentara yang baik adalah tentara yang mengerti perintah.
     Minggu 16 april 2016, pukul 16.23 afa  di bandara inernasional rusia ,,,,,,, setelah menjalani perjalanan selama 5 jam di udara. Setibanya kapten pasukan khusus ini ia di jemput oleh prajurit yanh bertugas di kedutaan, namun mengingat tugasnya ia menolak dan memilih naik taxi tuk sampi di tempat rena yanh tinggal bersama bibinya dan pamanya yang merupakan pengusaha di rusia, kring... Kring bel berbunyi ia disambut seorang security  indonesia yang bertugas dirumah bibi rena, "apa benar ini adalah tempat tinggalnya rena fasfarah?" Pertnyaan dari lubang kecil di pagar sambil menunjukan passport bahwa dia orang indonesia yang bertugas sebagai supir barunya rena, " ohh iya mas rafakan, iya sudah ditunggu dari tadi, kenapa tidak menelfon tuk di jemput di  bandara?" Tidak menyangka akan di sambut seramah ini, "haha tidak kok saya suka berjalan-jalan di rusia jadi ga usah repot " jawab rafa dengan senyuman, sambil dibukakan pintu pagar yang besar dan tinggi itu, rumah yang bersih dan tapih itu tampak sepi, seperti tidak ada orang lain yang tinggal di sini, "masuk-masuk,, ohh ini yah sopir barunya rena,, ayo jangan sungkan, saya jarang dapet tamu orang indonesia ahahah" sambil tertawa ternyata bibi reni pun seorang wanita yang hamble dan ramah," sebenarnya kita udah lama menunggu sopir baru karna sini daerahnya rawan apalagi perempuan sendirian yang bawa mobil!", bibi rena membuka obrolan magrib sambil melihat - lihat bertapa besr rumah ini, aku sedikit takjub rumah eropa ini bener-benar bernuansa indonesia dan aku merasa kan seperti tinggal di kampunh sendiri, " bu sbenrnya saya tidak enak kalau merepotkan jika ada kamar yang kecil itu saja yang jadi tempat istirhaya saya" ,, muka bibi pun sepertinya sedikit  bingung ada apa ini? , " kenapa fa? Kamu ga seneng bisa tinggal di rumah semegah ini dan kamar yang bagus"

Rabu, 27 Januari 2016

Cuma gua yang nonton bisokop sendiri tapi tiketnya dua 😂😂😂😂😢😢😢😢😭😭😭