Senin, 09 Februari 2015

Petarung

Semuanya di awali ketika kita belum dilahirkan, tuhan telah ajarkan kita cara bertahan dan keluar dari kelemahan, ia telah memberikan kita kekuatan bagaimana untuk menang, dan diantara berjuta sel sperma yg bertarung kita lah  yang di izinkan untuk menang karna takdirnya yang menandakan bahwasanya kita semuanya pemenang , akhirnya kita terlahir di dunia lewat perjuangan sang ibu selama 9 bulan, di sana kita telah diajarkan mandiri, hidup berkambang, dan menjadi bayi, hingga kita mulai membuka mata untuk pertama kalinya di dunia, kita telah banyak lewati masa-masa perjuangan namun tak banyak yang mampu kita sadari, dunia menyambut kita dengan sejuta pesonanya, kita dikenalkan dengan yang namanya ibu dan ayah, kita dikenalkannya arti kasih sayang , tuhan juga telah memberikan sandi-sandi yang seharusnya kita sadari, arti- arti dari kejadian yang ia berikan yang terkadang menjadi kelam di dalam jiwa namun itulah yang di maksud dengan sandi.
         kita di berikan nya hidup untuk berjuang maka dari itulah seharusnya kita bertarung untuk perjuangan tentang apapun, akal kita yang sangat dahsyat ia berikan untuk merancang strategi hidup, dan alat indra kita di rancang untuk mendeteksi rasa dalam menjalaninya, modal yang di berika tuhan sangatlah lengkap, namun terkadang sebagian dari kita masih kurang mau memaksimalkannya, terlalu menyerah dengan nasip sama dengan menganiaya diri dengan kehebatan yang ada.
         luar biasa kita masih di berikan kesempatan hidup dan waktu untuk berjuang dalam hal kebaikan, senjata yang kita miliki telah siap sepenuhnya, kesuksesan ialah hal berharga jika dihitung dari perjuangan mendapatkannya namun yang membuatnya sulit di lakukan karna di setiap jiwa manusia ada rasa putus asa dan menyerah, ketakutan yang sangat dalam mendorong kita untuk tidak melakukannya lagi, " sukses itu sebuah proses, jika proses adalah waktu maka solusinya kita harus bersabar", dalam menghadapi kegagalan,

seorang ahli akan memulai setiap perjalanannya sebagai pemula, ia merangkak naik dengan sejuta harapan yang selalu di perjuangkannya, ia mengerti tentang menghargai dan cara mensyukuri, maka dari setiap rentetan kehidupan yang di alaminya akan di jadikan peajaran yang sagnat luar biasa, aku ingin menang dan aku sanggup kalah, aku rela bodoh karna kalau memang dengan itu aku akan menang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar